Pontianak – Dalam upaya mengendalikan serangan hama Plutella xylostella yang menyerang tanaman sayuran, khususnya sawi dan sejenisnya, pemerintah melalui Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak menyalurkan bantuan pestisida kepada gabungan kelompok tani Agrobisnis Jalan Sui Selamat Dalam, Poktan Tani Dharma II, dan Poktan Kebun Hijau Jalan Dharma Putra di wilayah Pontianak Utara.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gapoktan Agrobisnis yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah akibat serangan hama tersebut dalam beberapa minggu terakhir. Serangan Plutella xylostella diketahui sudah mencakup luas lahan 75 Ha dan menyebabkan kerusakan daun hingga menurunkan produktivitas hasil panen petani.
Bantuan pestisida ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pangan Pertanian Kota Pontianak Irwan Prayitno SP., MP., bersama Kepala Bidang Pertanian Kanti Apriani SP. MT. dan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) setempat. Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah cepat tanggap pemerintah dalam membantu petani mengatasi serangan hama secara efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap bantuan pestisida ini dapat segera dimanfaatkan oleh petani untuk menekan populasi hama Plutella xylostella, sehingga kerusakan tanaman dapat diminimalisir dan produksi tetap terjaga,” tutur Irwan.
Pada kesempatan kali ini Kepala Bidang Pertanian Kanti Apriani SP., MT., juga menambahkan bahwa serangan hama Plutella xylostella ini perlu ditangani secara serius dan terpadu. Kami tidak hanya memberikan bantuan pestisida, tetapi juga mendorong petani untuk menerapkan pengendalian yang bijak dan berkelanjutan. Harapannya, produksi sayuran di Pontianak Utara tetap stabil dan kesejahteraan petani dapat terjaga,” ujarnya.
Selain penyerahan bantuan, petani juga diberikan arahan teknis mengenai cara penggunaan pestisida yang benar sesuai prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), sebagai strategi utama dalam mengendalikan serangan hama secara berkelanjutan. PHT merupakan pendekatan pengendalian yang mengkombinasikan berbagai teknik, seperti pengunaan rotasi tanaman, pengendalian hayati (memanfaatkan musuh alami), sanitasi lahan, pengaturan pola tanam, serta penggunaan pestisida secara bijak dan tepat sasaran guna menghindari resistensi hama serta menjaga kelestarian lingkungan.
Ketua Gapoktan Agribisnis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap ke depan dukungan seperti ini dapat terus berlanjut, terutama dalam menghadapi ancaman organisme pengganggu tanaman yang semakin kompleks.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan serangan hama Plutella dapat segera dikendalikan dan petani di Pontianak Utara dapat kembali meningkatkan hasil produksi pertanian mereka.
Op. Kesekretariatan