Pontianak — Kelompok Tani (Poktan) Rindang Alam Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, melaksanakan kegiatan panen padi sebagai upaya mendukung program swasembada pangan Kota Pontianak.
Kegiatan panen dilakukan pada lahan seluas 7 hektare dengan hasil panen rata-rata ubinan mencapai 6,9 ton per hektare. Pengukuran ubinan dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak sebagai bentuk validasi data produksi padi di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan kota Pontianak Kanti Apriani SP. MT. menuturkan bahwa peningkatan produksi padi kota Pontianak tidak terlepas dari upaya pemerintah kota Pontianak bersama pihak terkait untuk terus berkomitmen, bergerak aktif guna memperkuat ketahanan dan swasembada pangan daerah, khususnya di kota Pontianak melalui bantuan sarana dan prasarana dari bidang pertanian Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan kota Pontianak berupa benih padi, pestisida dan pupuk bersubsidi terutama poktan yang berkeinginan untuk melakukan pertanaman pada musim gadu.
PPL WKPP Pontianak Kota Wenny Apriani S. TP. M. P. mengatakan peningkatan produktivitas padi ini merupakan hasil dari penerapan teknologi budidaya yang lebih baik, antara lain penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, serta pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Hama Penyakit Tanaman (HPT) secara intensif. Sebelumnya, sebagian besar petani di wilayah tersebut masih menggunakan benih padi lokal dengan tingkat pemupukan yang minim, sehingga produktivitas lahan belum optimal.
Peningkatan produktivitas, peningkatan intensitas tanam dalam satu tahun yang semula 1 kali meningkat menjadi 2 kali. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan produksi komoditas tanaman pangan di Kota Pontianak tutup Wenny.
Op. Kesekretariatan